Tokopedia Temu Toppers Bersama Women’s Health Indonesia

Kamis, Februari 26th, 2015

Temu Toppers sudah menjadi acara rutin yang diadakan oleh Tokopedia. Selain berbagi banyak ilmu, acara ini diadakan sekaligus sebagai ajang bertemunya para seller-seller online. Hari Rabu, 25 Februari 2015 mungkin bisa dibilang sebagai hari yang cukup spesial karena Tokopedia bisa bekerja sama dengan Women’s Health Indonesia untuk mengadakan acara Temu Toppers dengan tajuk “Rahasia Sukses Berjualan Online” chapter: Improve Your Sales & Products Quality.

Acara yang berlangsung di Restorant Demang, Sarinah Thamrin, Jakarta ini dihadiri oleh mereka yang berjualan produk makanan dan minuman (Food & Beverages), baik itu yang sudah berjualan di Tokopedia ataupun belum. Mengapa hanya mereka yang bergerak di bidang Food & Beverages? Pertama, dari sisi Tokopedia merasa bahwa sektor Food & Beverages sedang sangat berkembang terutama di online. Di sisi lain, para penjual produk Food & Beverages juga perlu diberikan edukasi mengenai bagaimana menjual produk makanan dan minuman yang sehat serta menarik.

Karena alasan tersebut, pembicara yang hadir dalam acara ini pun merupakan orang-orang yang sudah memiliki pengalaman di bidang yang bersangkutan. Ada Alvin Aulia Akbar selaku Merchant Relations Tokopedia dan juga Pangesti Bernardus yang menjabat sebagai Editor In Chief alias Pemimpin Redaksi dari Women’s Health Indonesia.

Temu Toppers kali ini dibuka dengan sharing yang dibawakan oleh Alvin. Dengan topik “Lengkapi Penjualan Online Anda dengan Marketplace”, Alvin berhasil menarik perhatian para seller yang hadir saat menjelaskan tentang bagaimana perkembangan internet terutama jual beli online sudah begitu pesat. Pembahasan mengenai apa itu marketplace dan juga peluang yang sangat besar dengan mengembangkan bisnis online melalui marketplace, juga menjadi pembahasan dalam sesi pertama.

Tokopedia Temu Toppers Bersama Women's Health Indonesia

Setelah itu, acara pun berlanjut ke sesi sharing yang sampaikan oleh Pangesti Bernadus mengenai pengalamannya selama menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Women’s Health Indonesia. Tidak hanya itu, sharing tentang cara membuat branding produk yang baik dan juga mengenai campaign-campaign hidup sehat yang telah diadakan oleh Women’s Health Indonesia, juga ikut dibahas dalam sesi ini. Menariknya, wanita yang akrab disapa Cici ini ternyata juga merupakan anggota dari Komunitas Organik Indonesia loh. Wahh sejalan sekali yah dengan apa yang ia sampaikan tentang pola hidup sehat.

Tokopedia Temu Toppers Bersama Women's Health Indonesia

Seperti acara-acara Temu Toppers sebelumnya, dibuka juga ruang diskusi antar peserta dan pembicara. Antusiasme para peserta yang ingin berdiskusi dan sharing sangat tinggi, salah satunya Nanda, seorang penjual minuman sehat (jus buah) yang berdiskusi dengan Alvin dan Cici mengenai nutrition facts yang terkandung dalam produk yang ia jual. Sebagai seorang seller yang terhitung baru menjual produk-produk Food & Beverages, langkah Nanda patut untuk diapresiasi. Ia tidak hanya memikirkan keuntungan dari produk yang dijualnya, namun memikirkan kandungan nutrisi dalam produk yang dijualnya. Bahkan Nanda melakukan pengecekan hingga ke laboratorium.

Tokopedia Temu Toppers Bersama Women's Health Indonesia

Ada juga Moh. Suharsono yang menjual minuman Bandrek. Yup! Toppers tidak salah baca, dia menjual Bandrek yang mungkin hanya dianggap jajanan kaki lima. Namun ia berani menjamin Bandrek yang dibuatnya menggunakan bahan-bahan alami dan tidak menggunakan pemanis buatan.

Tokopedia Temu Toppers Bersama Women's Health Indonesia

Tidak hanya sampai disitu, diskusi terus berlanjut dengan pertanyaan dari beberapa seller mengenai cara meningkatkan branding produk yang mereka jual, seperti yang dilakukan oleh Nana dan Jessica. Kedua anak muda ini bertanya mengenai cara membuat branding produk yang baik, berkesan dan juga tidak mudah ditiru oleh para pesaing.

Tokopedia Temu Toppers Bersama Women's Health Indonesia

Menjawab pertanyaan tersebut, Pangesti Bernardus mengatakan suatu produk harus memiliki nilai dan cerita yang bisa diangkat, agar membuat para pembeli lebih terkesan. Mengenai cara agar produk tidak  ditiru oleh orang lain, wanita yang akrab disapa Cici ini justru menganggap ketika produk kita ditiru oleh orang lain, pada saat itulah produk tersebut dianggap menarik dan harus lebih dikembangkan.

“Salah satu bentuk penghargaan tertinggi yang bisa kita terima adalah ketika produk kita ditiru oleh orang lain”, ujarnya saat diskusi berlangsung.

Jika dipikir-pikir memang benar juga yah, Toppers. Ketika produk yang Toppers jual ditiru oleh orang lain, berarti produk tersebut pastinya dianggap menarik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Nah satu tips penting agar produk yang kamu jual tidak kalah dengan produk tiruan pesaing, kamu harus menjaga kualitas dan originalitas produk, serta memikirkan strategi branding yang tepat.

Setelah selesai berdiskusi, waktu juga yang memisahkan kita semua. Acara Temu Toppers kemarin akhirnya diakhiri dengan pemberian plakat dan foto bersama. Terima kasih untuk semua pihak yang sudah ikut mendukung dan berpartisipasi dalam acara ini. Sampai jumpa di Temu Toppers berikutnya 😀

Tokopedia Temu Toppers Bersama Women's Health Indonesia

Tokopedia Temu Toppers Bersama Women's Health Indonesia

Mau ikutan acara Temu Toppers seperti ini? Terus pantau media sosial Tokopedia untuk mendapatkan info terkait dengan event-event yang akan diselenggarakan oleh Tokopedia. Berikut akun media sosial resmi Tokopedia:

Facebook : Tokopedia

Twitter : @tokopedia

Google+ : Tokopedia

Instagram :  @tokopedia

BBM Channel : Tokopedia