Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Senin, November 3rd, 2014

Toppers sudah menyimak liputan Kuliah Umum di Telkom University? Eits! Rangkaian acara pada Jumat, 31 Oktober 2014 masih dilanjutkan dengan Workshop UMKM lho. Jangan buru-buru beranjak dari blog Tokopedia dulu, ya!

Pada Jumat siang, sekitar 130 pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) Jawa Barat berserta para pengusaha muda dari HIPMI-PT (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi) Telkom University berkumpul untuk mengikuti Workshop UMKM “Why have to be Online?”

Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Satu per satu pengusaha UMKM yang bergabung di bawah payung Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Barat berdatangan ke aula gedung fakultas Industri Kreatif Telkom University. Sebagian besar pemilik usaha yang belum pernah memasarkan produk mereka lewat jalur online ini tentunya penasaran dengan manfaat apa saja yang dapat mereka peroleh dari berjualan online.

Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Hal yang menarik dari workshop ini, para pelaku UMKM ini tidak hanya datang dengan membawa diri saja. Pihak Telkom University sengaja menyediakan meja kosong di depan pintu masuk aula, yang dapat dipakai oleh para peserta workshop untuk meletakkan berbagai produk hasil kreasi mereka.

Produk yang para pengusaha UMKM ini bawa didominasi oleh produk kuliner (mungkin karena Bandung memang terkenal akan sektor F&B-nya?). Uniknya ada salah satu peserta workshop yang mengaku tidak bisa membawa dagangannya… lantaran bapak tersebut menjual kambing untuk aqiqah. Kalau beneran dibawa, repot juga sih kambingnya mau dikemanakan, haha.

Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Sebelum acara dimulai tim Tokopedia banyak berbincang-bincang dengan para pemilik usaha UMKM Jawa Barat. Selama ini rupanya mereka mengandalkan bazaar-bazaar sebagai lokasi utama berjualan. Dengan bergabungnya mereka dalam Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Barat, mereka difasilitasi dalam hal perizinan bazaar. Jika sedang tidak ada bazaar, mereka mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut.

Dan ternyata baru sedikit dari para pengusaha UMKM ini yang mengenal pemasaran produk melalui media online. Semoga workshop ini dapat menambah wawasan para pengusaha UMKM Jawa Barat, ya 😀

Acara kemudian dibuka dengan kata sambutan dari dekan fakultas ekonomi Telkom University, dilanjutkan oleh perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Barat.

Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Pada sesi awal ini perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Barat menjabarkan bahwa sektor UMKM sangat bervariasi, mulai dari produk cemilan sampai produk beromzet milyaran rupiah. UMKM Jawa Barat diharapkan dapat menjadi bisnis bernilai milyaran rupiah. Namun sebuah poin lain turut dikemukakan: Sudah siapkah UMKM kita bersaing di pasar ASEAN? Mengingat pada 2015 akan diberlakukan kesepakatan Pasar Bebas ASEAN.

Agar UMKM Jawa Barat dapat bersaing dengan produk-produk mancanegara, penting halnya:

  • Meningkatkan kualitas produk.
  • Menetapkan produk unggulan per kabupaten di Jawa Barat (seperti Kabupaten Garut yang terkenal akan dodolnya).
  • Aliran bebas tenaga terampil. Saat ini banyak tenaga kerja yang masih berstatus sebagai ‘pembantu’ (dapat bekerja, namun tidak terampil). Tenaga terampil sangat diperlukan untuk dapat menghasilkan produk-produk berkualitas.

Di samping itu sebanyak 7% UMKM memiliki kendala dalam memasarkan produk mereka. Produknya bagus, tetapi daya saing kurang akibat kendala pemasaran. Namun angka 7% ini barulah yang terlihat di permukaan. Jika melihat kondisi di lapangan, tentu angkanya akan lebih tinggi lagi.

Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Sesi workshop kemudian dimulai oleh Adhi Prasetio, S.T., M.M, dosen e-commerce fakultas ekonomi dan bisnis Telkom University. Pada sesi ini Pak Adhi memberikan presentasi mengenai peluang beserta langkah untuk memasuki dunia e-commerce, atau yang lebih dikenal sebagai perdagangan online.

“Menurut data pada tahun 2013, terdapat 71 juta orang Indonesia yang menggunakan internet. Namun baru 9,5 persennya saja yang sudah pernah berbelanja online,” papar Pak Adhi. Jika dibandingkan dengan negara lain—sebut saja Jepang yang berada di angka 78,3%—pasar Indonesia jelas masih memiliki peluang yang besar sekali untuk bertumbuh. Prospek cerah inilah yang dapat diraih para pelaku UMKM.

Pak Adhi melanjutkan presentasinya dengan menjelaskan langkah-langkah untuk masuk ke dunia e-commerce:

  • Melakukan riset; produk seperti apakah yang dicari oleh pasar?
  • Membuat website. Salah satu cara praktisnya adalah dengan membuka toko di Tokopedia, hanya butuh hitungan menit.
  • Promosi lewat social media dan berbagai platform lainnya.
  • Melakukan optimasi pencarian di Google.

Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Lalu tiba giliran Ranu Prasetyo, Merchant Relations Tokopedia, untuk memberi materi workshop. Sama seperti pada acara sebelumnya, di sini Ranu memberi gambaran umum mengenai Tokopedia. Fitur-fitur mana saja yang kiranya dapat bermanfaat bagi para pengusaha UMKM, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran salah satu video Kisah Penjual sebagai contoh kisah sukses berjualan online di Tokopedia.

Pada sesi tanya-jawab, para pengusaha UMKM Jawa Barat cukup antusias dalam menyalurkan rasa ingin tahu mereka ke pihak Tokopedia. Berikut beberapa pertanyaannya:

Tanya: Bagaimana cara pembayaran di Tokopedia?

Jawab: Pembeli dapat melakukan pembayaran lewat transfer ATM, BCA KlikPay, Mandiri ClickPay, atau Mandiri E-cash.

Tanya: Apakah ada jaminan keamanan dana bagi penjual?

Jawab: Jika penjual ingin melakukan penarikan dana ke rekening bank, kami memberlakukan sistem keamanan ganda. Sistem kami akan meminta password akun Tokopedia beserta kode OTP (One Time Password). Penjual harus memasukkan password akun Tokopedia dan kode khusus yang dikirim melalui SMS. Jadi dana yang ada di Saldo Tokopedia penjual tidak bisa ditarik oleh sembarang orang.

Tanya: Apakah ada potongan jika produk saya terjual?

Jawab: Tokopedia tidak pernah memberlakukan potongan apapun untuk setiap produk yang terjual.

Tanya: Kenapa Tokopedia tidak pernah melakukan potongan per transaksi, padahal daya serta dana yang Tokopedia kerahkan begitu besar? Tokopedia untungnya dari mana?

Jawab: Kami memiliki fitur berbayar Gold Merchant. Tokopedia juga sedang mengembangkan fitur TopAds untuk mengiklankan produk.

Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Tanya: Barang apa sajakah yang bisa dijual? Apakah bisa jual kambing?

Jawab: Berbagai produk yang dapat dikirim melalui jasa logistik. Karena Tokopedia bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan logistik, batasan produknya pun kurang-lebih sama. Produk seperti rumah (kecuali rumah Barbie), tanah, dan makhluk hidup—maaf sekali, tidak dapat dijual di Tokopedia.

Tanya: Kalau menjual makanan, apakah harus BPOM?

Jawab: Tidak ada ketentuan khusus untuk itu. Namun alangkah baiknya jika penjual mengurus BPOM untuk produk-produk makanannya.

Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Tanya: Saya harus mengambil produk jualan di supplier. Di Tokopedia apa ada sistem pre order?

Jawab: Saat ini kami belum memiliki fitur PO. Untuk itu kami sarankan agar seluruh produk yang Anda jual benar-benar ready stock 😀

Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Workshop UMKM “Why have to be Online?” pun selesai. Namun sebelum workshop benar-benar berakhir, Bu Ratri perwakilan dari Telkom University memberikan kenang-kenangan kepada Tokopedia.

Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Seperti yang terjadi pada kuliah umum, meski workshop sudah selesai, para pelaku UMKM kembali menghampiri tim Tokopedia untuk bertukar pendapat. Salah satu pengusaha UMKM, yang memproduksi ayam potong siap saji, mengaku sangat terinspirasi dengan cerita yang Tokopedia bagikan.

Workshop Telkom University dan Tokopedia Bersama 130 Pengusaha UMKM Jawa Barat

Tak terasa, hari sudah beranjak sore. Rangkaian acara di Telkom University Bandung pun harus disudahi. Tim Tokopedia dan para panitia acara dari Telkom University pun melakukan foto bersama. Kami sangat berterimakasih kepada Telkom University atas kesempatannya, sehingga Tokopedia dapat hadir di kedua acara ini. Dan juga terima kasih atas keramahtamahan para panitia. Semoga Tokopedia dan Telkom University dapat bekerjasama kembali dalam waktu dekat.